Yoona’s Over

Title : Yoona’s Over

Author : –

Cast : Yoonhyun

Genre : Romance

Enjoy~

“ ayolah Yoong.. itu bukan hal yang harus kau hawatirkan, maksudku aku baik saja. kau bisa focus dengan pekerjaanmu.. please..” Seohun terdengar putus asa. Bagaimana bisa gadis yang masih ada di China itu membuatnya seperti ini. Oke itu normal beberapa menit yang lalu sebelum gadis itu menelponnya dan mengatakan atau memaksanya untuk terbang ke China sekarang. apa dia tidak sadar jika Seohyun masih memiliki jadwal?

“ tidak usah khawatir? Are you kidding me Seo Joo Hyun? Kau di terror dan diikuti oleh sasaeng fans sampai di dorm dan tempat syutingmu, kau menerima banyak telpon mengganggu dan kau bahkan dibuntuti sampai kantor SM dan anehnya kau masih menyuruhku untuk tidak menghawatirkanmu?!”

 

Seohyun menjauhkan sedikit teleponnya saat gadis itu berteriak kesal padanya. Oh God, ia rasa gadis itu benar-benar tengah marah sekarang saking khawatirnya. Ia bahkan bingung saat nada suara meninggi itu. Yoona bukan sosok pemarah, ia selalu menjadi orang yang baik saat dengan Seohyun. Tapi kali ini?

“ ugh.. I’m sorry? Um.. unnie.. berhentilah membuat ini terlihat menyeramkan. I mean.. mereka tidak mengganggu selain dari itu. jika dering telpon aku bisa mendiamkannya bukan? Itupun mereka menelpon untuk waktu tiga kali saja. Tidak ada setelahnya, please.. kau-“

“ no. itu tetap menyeramkan. Ayolah Hyunie, hanya kali ini turuti keegoisanku. Aku sangat menghawatirkanmu” Yoona terdengan frustasi. Tentu saja. Mendengar kabar tentang gadis paling muda di grupnya seperti itu membuatnya banyak berpikir. Entah apa yang terjadi dengan skrip dramanya atau riasan yang harus segera ia gunakan. Persetan, tak ada yang lebih penting dari ini.

“ unnie.. tenang saja disini ada yang lain yang bisa menjagaku. Manager oppa dan unnie selalu ada” Seohyun berusaha untuk tetap tenang. Menghadapi emosi gadis itu memang harus hati-hati. Yoona bukan type penuntut, tetapi ia punya sifat keras kepala yang akut. Itu benar-benar menyebalkan..

“ karena terlalu mempercayai mereka, perusahaan bahkan belum mengambil banyak tindakan” ujar Yoona dengan dingin. Seohyun sedikit menelan ludahnya susah. Cara berbicara gadis itu berubah. Dan ini serius..

“ ada Taeyeon Un-“

“ dia menyiapkan banyak hal untuk konsernya”

“ fany un-“

“ fany unnie masih di LA”

“ err..”

“ jangan mencari alasan Hyunie”

 

Seohyun menggigit bibirnya kecil. Otaknya tak bisa berpikir dengan banyak. Kenapa selalu seperti ini? Gadis itu benar-benar over protective jika menyangku dirinya.

“ unnie.. aku masih punya jadwal. Aku akan kesana jika semua sudah selesai.. please, ini menyangkut profesionalitas dan nama grup “ Seohyun mencoba kembali berbicara lembut. Setidaknya hanya itu yang terlintas dibenaknya sekarang. Entah Yoona akan mengerti atau mengambil alasannya dengan baik.

Hening~

Seohyun dengan jelas dapat mendengar seorang diseberang telpon menghela napasnya dengan kasar.

“ sudah kuduga kau akan mengatakannya. Sepertinya tak ada jalan lain selain membiarkan caraku yang berbicara” ujar Yoona membuat Seohyun mengerutkan keningnya.

“ m-maksudmu unnie?”

“ tidak ada. Aku akan menelponmu lagi nanti. Jaga kesehatan dan jangan lupa makan. Ingat untuk mengirimiku pesan dan .. aku mencintaimu hyunie..” ujar Yoona dengan lembut. Terlepas dari segala sikapnya yang selalu berlebihan. Dia tetap gadis yang manis. Cute young seobang..

“ arrayo.. aku juga mencitaimu Unnie..”

Dan telpon mereka terputus.

“ dia sangat menyeramkan saat sudah over seperti itu. aku berharap dia tak melakukan apapun yang aneh” gumam Seohyun. Ini sudah jam delapan malam dan para member lainnya belum pulang. Ia mengurung niatnya untuk kembali kamar. Mengamati keadaan lenggang dorm yang selalu dijumpainya semenjak mereka menjadi sibuk.

“ hey..”

Seohyun menengok dan menemukan gadis ber eyes smile yang tersenyum padanya.

“ anyeong Unnie..”

“ kau berkunjung?” Tiffany menyimpan sepatunya diatas rak dan menggantung coatnya.

“ ne.. tapi aku pulang dan tidak bertemu dengan siapa-siapa” ujar Seohyun menggeser tempat duduknya menghadap pada Tiffany.

“ tentu saja. Jam segini Hyo dan Sunny belum selesai. Kalau Taetae, kau tahu dia seperti apa” ujar Tiffany mengambil segelas air.

“ ah.. ya. Leader kita semakin terkenal saja. Oh, jangan lupa.. dia memiliki banyak penggemar dari kalangan gadis muda” ujar seohyun tersenyum evil. Sepertinya berpacaran dengan Yoona membuatnya banyak mengerti untuk memberi candaan untuk orang lain.

Tiffany membelak kecil di dapur. Ia menoleh pada maknae dan mempout bibirnya.

“ aish jangan mengingatkanku…” Tiffany mempout bibirnya.

Hahaha..

~

Paginya Seohyun terbangun cukup buru-buru. Bagaimana tidak, ia terlambat tidak seperti biasanya. Mungkin karena memikirkan kata-kata gadis itu membuatnya susah memejamkan mata semalam. Tapi itu tidak penting sekarang. Setidaknya ia harus berada diparkiran Karena managernya sudah disana.

“ morning Hyunie.. kau sedikit terlambat hari ini” Hyoyeon muncul dari arah dapur saat dirinya keluar kamar. Memperbaiki sedikit sweaternya.

“ ne.. aku tahu itu. kalau begitu aku akan berangkat” Seohyun tersenyum pada membernya dan melangkah. Menemukan Tiffany yang duduk disofa dan membaca majalah. Sepertinya gadis itu tidak memiliki jadwal pagi. Dan Kenapa hanya dirinya harus berangkat sepagi ini?

“ hay fany un-…nie..” Seohyun memelankan suaranya saat setelah matanya menemukan sang leader yang tertidur dengan berbantalkan paha Tiffany.

“ oh.. hay..jadwal pagi?” Tiffany menoleh padanya sebelum tangannya memberikan gerakan untuk mengusap rambut Taeyeon yang bergerak kecil. Mungkin sedikit terganggu tidurnya.

Seohyun tersenyum dan memberikan gesture bahwa dirinya akan pergi. Tentu saja, ia tak akan mengambil resiko untuk mendapat amukan Taeyeon. Siapa yang tahu dengan emosi seorang yang kelelahan? Terlebih dengan gadis imut yang introvert itu. ia memang tak pernah menemukan Taeyeon berteriak marah padanya atau member lain. Tidak pernah.. Taeyeon sosok yang sangat hebat untuk menutupi rasa amarahnya dengan diam. Tapi tentu saja itu lebih menyeramkan.

Ah.. terlarut dalam pemikirannya sendiri saat kemudian ia sadar bahwa lift sudah menunjuk pada lantai dasar. Seohyun berjalan keluar dengan cepat menuju parkiran.

Aneh..

Ia mengerutkan keningnya, menemukan managernya berdiri didepan sebuah mobil mengkilap berwarna putih. Itu bukan mobil SNSD seperti biasa. Ia mengenal baik mobil itu. milik.. Yoona.

Yang membuatnya lebih terheran saat matanya menangkap dua laki-laki berdiri dengan tegap. Mereka memakai pakaian rapi dengan tatapan lurus yang tajam. Seohyun menelan ludahnya gugup dan memandang pada manager oppa dengan Tanya.

“ p-pagi Seo..” manager oppa menyapa dengan canggung. Sekarang ia bahkan bisa menafsirkan bahwa laki-laki itu tengah gugup. Dan lihat.. laki-laki berkacamata minus itu bahkan berkeringat dingin. Apa yang terjadi?

“ um.. pagi oppa.  S-siapa mereka?” seohyun berjalan mendekat. Ia memang tak tahu dengan mereka siapa atau apa yang diinginkan mereka. Apa keduanya adalah sindikat dari FBI atau kepolisian? Tapi memang ada masalah apa dengan dirinya atau.. manager oppa?

“ m-mereka-“

“ oppa kau tidak terlilit utang kan?” Seohyun melempar senyum menyelidik. Mungkin saja managernya membawa kedua laki-laki itu untuk meminjam uang padanya?

Tapi eyy.. kenapa ia menjadi berpikiran aneh?

“ yak!.. apa-apaan kau. Memangnya oppa terlihat seperti orang yang suka bermain di klub malam? Kalian punya jadwal dan oppa bahkan masih bekerja keras untuk itu” managernya melempar pandangan kesal kearah maknae tersebut. Dari mana arah pemikirannya?

Seohyun terkikik dan meminta maaf. Lalu kembali bertanya tentang kedua laki-laki yang berdiri seperti patung. Tak berbicara bahkan tidak bergerak. Sekarang ia mulai ragu jika mereka bahkan bernapas atau berkedip.

“ aish.. aku heran kenapa kau memiliki kekasih yang sangat protective, Seohyun. Dia bahkan menyewa bodyguard dan memarahi oppa semalaman karena tak bisa menjagamu dengan baik. Huh..kekasihmu sangat menyeramkan” ujar managernya sambil menghela napas pelan.

Mengingat bagaimana bisa pranker itu mengomelinya yang bahkan ia tahu sebarapa jauh perbedaan China-Korea. Itu sudah malam dan semakin tengah malam mendengar gadis cantik itu berbicara. Bersyukur ia bisa sedikit tenang saat suara dingin Yoona berakhir. Setidaknya ia tidak membayangkan akan menemukan hal ini. Maksudnya dua laki-laki ini. Ia tahu seberapa banyak uang gadis terkenal itu.. tapi bukankah ini berlebihan?

Oke kembali pada kenyataan. Tepatnya gadis termuda Group itu. banyak hal yang membuatnya terkejut dan resah akhir-akhir ini. Tapi..

“ n-ne?….” Seohyun hanya dapat mematung dengan mulut terbuka.

 

Kurasa kau benar-benar berlebihan Unnie..over pr-..

Fin~

Advertisements

40 thoughts on “Yoona’s Over

  1. ya Allah yoong segitunya bgt yah jagain seo babynya.. hehehe tapi yah wajarlah.. banyak bgt yg pengen deketin seo baby.. bahkan pengen di bawa pulang.. kayak gua gtu.. hahaha semangat terus thor.. jaga kesehatan jga..^^ selamat puasa juga arthor nim terlope lope.. ^^

    Like

  2. Yoong emang gentle banget ya… Kl kadar protective nya rada2 mirip mertuanya dech, si taetae….
    Bahagia bgt Hyunie di jaga dgn baik ama pujaan hati nan rupawan spt Yoong

    Like

  3. Kupikira yonna over ngapain.. tau2nya protektif toh wkwkwk
    Yoohyun masih voloss blum berani bertindak lebih jauh hahahaha
    Maafkan reader byunmu ini XP

    Like

  4. Over deh yoong … tapi kok nangung 😂😂😂😂😂😂 maybe ada lanjutan gtu du du du duu 😶😶😶😶

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s