AaBFU

Title : AaBFU

Author : –

Cast : Yoonhyun

Genre : Yuri (girl x girl)

Accident (a ‘baby’ for you….)

Seohyun melangkah menuju parkiran. Dirinya baru menyelesaikan schedule individunya dan berniat untuk pulang kembali ke apartement. Namun kemudian saat ia melewati sebuah rumah yang memang berada beberapa blok dari tempat syutingnya ia berhenti. Matanya memandang rumah bercat warna putih gold itu. Tersenyum, dirinya memutar balik mobil cooper silver nya dan memasuki kawasan rumah itu.

Ting nong~

“eh?”   “anyeong hyaseo~” Seohyun membungkuk hormat

“seohyun? Hey…. unnie merindukanmu” gadis yang membuka pintu itu langsung memeluknya.

“ aku juga merindukanmu unnie. Nana unnie tengah berkunjung?” keduanya melepas pelukan.

ne. Aku mengantar joon. Dia sangat rewel dan meminta bertemu dengan harabojjie nya. Ayo masuk.. appa pasti sangat senang bertemu denganmu…”

Keduanya melangkah ke ruang tamu. Arsitektur rumah ini, sangat jauh dari budaya korea. Pemilik rumah ini dipastikan sangat menyukai hal berbau klassik romawi.

Seohyun melihat seorang pria paruh baya tengah bercanda dengan bocah berumur sekitar satu tahun.

“ appa….” “lihat siapa yang datang berkunjung” Nana dengan riang menarik tangan Seohyun menuju orang yang dipanggilnya ‘ayah’ .

Pria paruh baya itu menoleh.

“ Seo….” dia tersenyum. Memberi gestur pada gadis berambut coklat lurus itu mendekat.

“ anyeong..Mr.Im …”

“ wo wow wo.. jangan terlalu formal nak.. kemarilah..”

Seohyun mendekat pada pria paruh baya itu. Yang langsung memeluknya setelah memberikan Joon pada ibunya.

“ aigoo… appa sangat merindukanmu nak.. kenapa baru berkunjung?”

“ mianhae Mr.Im.. saya baru ada waktu luang”

Mr.im melonggarkan pelukannya. “ hey… sudah appa bilang, jangan panggil appa dengan sebutan Mr.Im. aku ini juga ayahmu..” ia tersenyum.

“ ne “

“ bagaimana kabar appa ? aku dengar waktu itu, appa kembali masuk rumah sakit” kini mereka tengah mengobrol. Mr.Im, ayah dari Yoona duduk di sofa merah maroon dengan memangku Joon, cucu pertamanya. Sedang Nana, kakak Yoona, dan Seohyun duduk didepannya.

“ aku baik nak… kau mendengar kabar itu? Ah.. pasti anak nakal itu yang mengatakan padamu. Mereka terlalu berlebihan. Appa hanya batuk biasa, tapi nana dan yoona sangat berlebihan sampai membawa appa kerumah sakit” ujar Mr.Im . ia menampakkan wajah kesalnya dan memandang tajam Nana yang hanya mengangkat bahunya cuek.

“ tidak ada salahnya memastikan bukan? Itu tandanya kami menyayangimu appa..” Nana memperhatikan Joon yang kini bermain di karpet bulu di bawah

“ ne, itu benar appa. Lalu apa kata dokter?” Seohyun kembali memperhatikan mr.im

“ hahaha oh itu-“

“ penyakit gula appa kambuh lagi Seohyun” sebelum Mr.Im menyelesaikan perkataannya , Nana langsung memotongnya. Membuat Mr.Im kembali memandangnya tajam.

“ jinjja? “ “ appa… kau jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung glukosa tinggi. Itu sangat berbahaya. Kau harus banyak mengonsumsi buah-buahan dan jaga pola kesehatan..”

“ ne, marahi saja appa Seohyun. Dia sangat sulit dibilangin. “

“ yaishhh… ne Seohyun-ah. Appa hanya makan sedikit kok. “

Seohyun tersenyum. Ia sangat nyaman dengan keluarga im. Ia merasa juga bagian dari keluarga itu, walaupun sebenarnya ia memang sedang proses menuju kesana

*dorm

Yoona memasuki beberapa digit angka password dormnya.

“ sudah lama aku tidak kesini”

Ia bergumam dan melangkah memasuki ruangan mewah itu. Memang para member sangat jarang berada di dorm. Terlalu sibuk dengan jadwal individu masing-masing, belum lagi beberapa diantara mereka adapula yang memilih tinggal di apartement atau pulang kerumah keluarganya. Dan yoona juga memilih menginap di apartement atau terkadang saat ia merindukan sahabatnya ia akan pulang ke dorm. Sekedar bercanda dan bermalam.

Dirinya menemukan ruang tengah lenggang. Hanya TV menyala dengan volume sedang yang tengah menanyangkan acara masak. Yoona mengerutkan keningnya. Lalu melangkahkan kakinya menuju dapur. Telinganya menangkap suara tawa disana. Dan benar saja.

“ yedeura~ Im Yoona datang…” teriaknya saat ia sampai di dapur

Ketiga gadis disana melempar pandang menatap Yoona

“ Yoona…” “ ya!! Im choding” “ Yoon ah…”

Ketiganya datang dan memeluknya.

“ wohoo.. apa kalian merindukanku ?”

“ tentu saja pabo. Kau sangat jarang kesini. “ Tiffany dengan ringan memukul bahunya

“ heehhhehh…mian unnie. Aku sangat sibuk. Tapi tenang… aku akan bermalam disini sampai dua hari kedepan” Yoona melangkah duduk di salah satu bangku

“ jinjja? Apa kau tak ada schedule ?” Taeyeon kembali mengambil pisau dan mengiris sayuran.

“ aku free. Bukanya kita akan comeback sebentar lagi? Jadi perusahaan memintaku fokus dengan itu dulu. Lagipula untuk drama terbaruku aku sudah menyelesaikan hampir semua episode. Tinggal beberapa episode saja” ia mengambil jus yang ada diatas meja dan meminumnya tanpa bertanya siapa yang punya.

“ ohh… wah. Cepat sekali” Hyoyeon berkomentar dengan sambil mengaduk sup.

“ bagaimana dengan kalian? “

“ aku masih ada schedul. Tapi tidak terlalu padat. Hanya pemotretan dan mc” Tiffany menopang dagu menatap Taeyeon. Saat keduanya saling berpandang taeyeon memberinya wink membuat Tiffany tertawa. Dan Hyoyeon hanya mencibir ringan namun ia kemudian tersenyum.

“ aku masih ada penjurian dan beberapa proyek baru dengan fx.. “ Hyoyeon kembali mengalihkan wajahnya menatap Yoona

“ lalu unnie ?” Yoona menatap Taeyeon yang masih menggoda Tiffany yang entah sejak kapan sudah berada didekatnya.

“ humn… aku hanya punya jadwal promosi, siaran radio dan syuting MV untuk single terbaruku” lalu mereka kembali ke acara memasak sedang Yoona sibuk dengan ponselnya.

Ia menekan bberapa digit angka sebelum meletakkan benda prsegi berwarna putih itu ditelinganya.

yeobosseo…” eh ? kok suara yang mengangkat telepon berbeda. batinya

“ ne, yeobosseo. Maaf ini siapa ? dimana Seohyun?”

Mendengar nama seohyun disebutkan ketiga yang masih sibuk itu segera mengalihkan pandangan kearah Yoona dan menemukan second maknae mereka tengah menelepon

ya!! Apa maksudmu Im Yoona… kau melupakan suara kakak mu sendiri oh?!!… “ Yoona menjauhkan handphonenya saat ia mendengar orang diseberang telepon berteriak

“ ya!! Im Nana tidak bisakah kau bicara tanpa berteriak. yaishh.. kenapa handphone Seohyun ada padamu? Dimana seohyun? “

“ dia tengah tidur . kau sangat mengganggunya.”

Yoona mengerutkan keningnya.. tidur ? berarti Seohyun ada di….

Grrreek

yoona langsung berdiri menyebabkan bunyi kursi kayu yang beradu dengan lantai membuat berisik.

“ unnie aku pergi dulu…”

“ kau mau kemana?” taeyeon bertanya bingung

“rumah “

“ kau tidak jadi menginap?” Tiffany kini merasa sedikit kecewa

“ aniia… aku hanya harus menjemput seseorang sekarang”

“ aku pergi dulu”

“NE…” koor ketiganya

Yoona mengendarai mobil sport rolls royce putihnya memasuki kawasan rumahnya. Ia langsung memandang mobil silver yang terparkir disamping mobil hyundai biru yang ia tahu mobil biru itu milik kakaknya, Im nana. Dan mobil cooper disamping itu adalah mobil…

“ Seohyun…”

Segera ia turun dan langsung membuka pintu rumah.

omo… Yoona. Cepat sekali kau sampai” kaget Nana memandang adiknya.

unnie… dimana Seohyun?” Yoona memandang kesegala arah mencoba mencari keberadaan kekasihnya.

“ ya!! Kau pulang hanya untuk bertemu Seohyun huh? Aish… apa kau tak merindukan kami? Kau tak merindukan unnie huh? Kau ini… isshhh jinjja…”

“ hehehe ne… mian unnie.. aigoo… Joon-ah.” Yoona langsung memandang bayi laki-laki yang tengah bermain di karpet bulu ruang tengah.

“ woo.. kau sudah besar oh? “ ia mengangkat bayi itu dan menggendongnya. “ kau tak merindukan auntie?”

Ia sangat gemas dengan bayi berpipi tembem itu.

“ aun…tie,,, khhhehehh “     “ omo… Joon-ah… kau sangat menggemaskan” ia kembali memeluknya. Merengkuh bayi itu yang hanya bisa tertawa geli saat yoona menciumi seluruh wajahnya gemas.

“ dimana appa , unnie ? “ Yoona kembali meletakkan kembali joon untuk bemain. Dan ia berjalan mendekati kakaknya yang sedang duduk di sofa.

“ appa sudah berangkat ke kantor”

“oh.. lalu Jae rim oppa?”

“dia di jepang. Ada keperluan yang harus diurusnya. Tapi dia sedang perjalanan pulang sekarang.” Nana mengambil majalah fashion diatas meja dan membuka halaman untuk sekedar dibaca.

“ ohh baiklah. Aku mau ke kamar saja. “

Yoona melangkah menelusi rumah bertingkat tiga itu. Lalu berbelok kanan menuju lift. Ia malas jika harus naik tangga, mengingat kamarnya berada di lantai tiga.

Arsitektur lantai tiga penuh dengan nuansa bergaya eropa. Ini karena dirinya memang lebih suka nuansa tersebut, dan meminta appa nya untuk membuat lantai tiga yang merupakan daerah kekuasaanya penuh dengan arsitektur klassik romawi tersebut. Saat menuju kamarnya yang berada di bagian kiri yoona sempat berbelok menatap taman yang memang disediakan di lantai paling atas. Lalu ia kembali melangkah menuju kamarnya. Ia memang jarang pulang kerumah. Ia hanya pulang saat merindukan keluarganya atau tengah boring berada di apartement sendirian. Sempat beberapa kali ia menginap hanya untuk menemani sang ayah, mengingat kakaknya yang sudah menikah satu tahun lalu dan kini menetap bersama suami dan anaknya di busan.

Klekk~

Yoona memasuki Kamar mewah dengan dominasi berwarna putih dan coklat gold. tirai coklat telah dibuka dan hanya menyisakan Gorden tipis berwarna putih transparan.membuat kamar mewah itu disinari cahaya matahari. Harum ruangan ini tak pernah digantinya sejak tiga tahun terakhir. Harum coklat mint dengan perpaduan aroma terapi vanilla ungu. Ia sangat menyukai kombinasi keduanya. Mewah dan elegant.

Lalu pandangannya teralihkan.

Tersenyum. Yoona memandang punggung gadis yang tengah tertidur di ranjangnya.Kakinya melangkah dan menaiki ranjang itu. Memeluk gadis ramping itu dari belakang menghirup sebanyak mungkin aroma Seohyun yang memabukkan. Aroma yang lebih digilainya dibanding coklat mint atau aroma terapi manapun. Menggoda dan menggiurkan.

Entah mengapa Yoona perlahan mencium tengkuk Seohyun. Menjilatinya dan menggigit kecil sampai meningglalkan bekas kemerahan. Mungkin karena terlalu merindukanya membuat Yoona dengan insting liarnya bergejolak. Tangannya yang berada di perut Seohyun sedikit memijat kecil dengan gerakan sensual.

Seohyun masih memejamkan matanya namun nafasnya berat dan sedikit mendesah

Tersadar, Seohyun membuka matanya.

Ia merasakan lidah panas menelusuri leher dan bahunya sedikit kasar.ia membalik badannya. Menatap wajah cantik Yoona yang balas menatapnya ‘lapar’.

“unnie… kau sejak kapan disini”

Yoona beralih menindih Seohyun membuat Seohyun gugup dibuatnya

“ cukup lama untuk ‘merasakan’ lehermu” ujarnya. Ia menunduk mencium bahu Seohyun, menghisapnya hingga memerah. Seohyun hanya terdiam dengan mencoba menahan desahannya. Yoona naik dan mencium bibirnya.

seohyun memejamkan matanya menikmati sentuhan Yoona, ia tahu ciuman ini tidak akan berakhir begitu saja, tubuhnya tidak bisa menolak setiap kali Yoona melakukan ini. Ia membalas ciuman Yoona, decakan bibir dan deru nafas mereka memenuhi kamar itu.

Ciuman yang sangat sensual penuh dengan nafsu, lidah mereka menari, saling melilit membuat Seohyun mendesah. seohyun membiarkan Yoona membuka kancing kemejanya yang ia pakai, tak perlu kata-kata jika sudah seperti ini, mereka tahu bahwa mereka saling menginginkan.

Yoona mencium rahang Seohyun, turun ke lehernya. Tangan Yoona membuka kancing kemejanya dan entah mengapa dengan mudah dan sekejapnya Yoona sudah membuat seohyun telanjang dibawahnya.

Seohyun menatap wajah Yoona yang menampilkan smirk nakalnya. Seohyun lantas mengangkat tubuhnya sedikit meraih wajah Yoona, ia menangkupnya dan menariknya untuk melahap bibir yang sangat memabukkan itu. Seohyun menciumnya, mengesap bibir Yoona, ia mencium pinggiran bibir Yoona sampai ke rahangnya dan telinganya.

Tangannya menarik baju Yoona ke atas, dengan patuh Yoona mengangkat tangannya dan baju itu pun ia lemparkan ke sembarang arah. Meninggalkan bra hitam dan cd yang melekat. Seohyun menariknya kembali dan menciumnya.

“ emmmphh….” desah Seohyun. Yoona ingin mendengarnya lagi dan lagi. Tangannya turun membelai paha seohyun.

“ yoona seohyun….. unnie ak- kya!!! “

Saat bergumul tiba-tiba Nana unnie masuk kedalam kamar dengan menggendong Joon.

“ yaissshhh Im Yoona apa yang kau lakukan… kau nakal sekali” nana menutup mata joon. Takut membuat anak polos itu ternoda melihat kelakuan auntie nya sekarang

Yoona memutar bola matanya malas. Menyingkir diatas Seohyun dan membiarkan perempuan itu menutupi tubuh polosnya dengan bed cover.

unnie sendiri ngapain masuk kamarku sembarangan. “ kesal Yoona. Meletakkan tangannya didepan dada dan memandang tajam kakaknya

“ unnie hanya ingin pamit… unnie harus pulang. Jae rim oppa sudah menunggu dibawah. Ck… Im Yoona jaga hormonmu. Jangan sampai kau mencetak ‘keponakan’ unnie di dalam Seohyun. Aish,,, “ Nana memincingkan matanya ke arah Yoona

“ aku memang berniat mendapatkannya dari Seohyun.” Yoona menjawab enteng. Membuat wajah Seohyun memerah malu dan nana membelak matanya terkejut.

“ ya!! Pikirkan karirmu dan Seohyun bodoh…”

“ sudahlah unnie. Pergi saja sana. Mengganggu saja “ ujar Yoona kesal.

“ aish dasar.. ya sudah. Unnie pulang dulu.” “ Seohyun-ah… berpura-puralah pingsan kalau kau sudah tidak kuat ‘melayani’ si bodoh itu. Unnie tahu betul seliar dan seganas apa ‘permainan’ Yoona diatas ranjang”

Melihat ancang-ancang Yoona akan melemparnya dengan bantal, Nana langsung menutup pintu kamar dan berlari menjauh dengan tawa keras. Membuat Joon menatapnya aneh, namun kemudian Joon juga ikut tertawa meskipun tidak tahu mengapa eommanya tertawa.

“ aish unnie benar-benar…” Yoona berbalik menatap Seohyun yang masih mematung.

“ Seohyun….”

Seohyun tersadar. Ia memandang kearah Yoona yang terlihat khawatir

“ apa kau sakit?” ia meletakkan tangannya di kening Seohyun. Melihat wajah Seohyun yang sangat merah membuat Yoona berpikir mungkin Seohyun demam.

“ tidak panas…”

“ unnie…” panggil Seohyun

“humn”

Seohyun lantas menarik Yoona kembali mencium bibirnya. Dan dalam sekejap ciuman itu berubah menjadi panas.

“ apa kau serius ingin membuatku hamil unnie?” tanya Seohyun setelah melepas ciuman mereka. Merasakan Yoona meletakkan tangannya mengurungnya.

“ wae? Kau tak ingin melahirkan malaikat lucu untukku?” Yoona meletakan wajahnya disekitar leher Seohyun. menjilati Menghisap dan menggigit kulit putih manis itu.

“ugh.. bukan seperti itu.. emmphh.. ak-ku hanya sshhh unnie ahhh..” Seohyun berujar diantara desahannya yang semakin menjadi saat Yoona menggesekan tanganya di area privatnya.

“ jika aku harus melahirkan anakmu aku harus keluar dari SNSD bukan? Itu sulit…” Seohyun memandang sendu kearah Yoona. Ia kembali mengingat Jessica Jung. Unnie nya dari SNSD yang memutuskan keluar dari grup. Meskipun diluar ramai berita menayangkan tentang berbagai masalah yang membuat si ‘barbie korea’ itu keluar dari Girls Generation tapi kenyataannya bukan seperti itu yang terjadi. Itu tidak lain hanya sebuah skenario yang menutupi fakta sebenarnya.

Siapa sangka gadis pirang yang terkenal dingin itu ternyata tengah ‘kecelakaan’ alias telah ada yang menghuni didalam tubuh Jessica. Siapa yang patut dipersalahkan kalau bukan si tanned , Kwon Yuri.

Mengingat hal itu Membuat Yoona tersenyum. Ia menunduk mengecup hidung mancung Seohyun.

“ kau tidak perlu keluar. Kau bisa vacum untuk sementara waktu.”

Yoona kembali menunduk. Mengulum dada Seohyun dan tanganya masih bekerja didaerah basah Seohyun

empphh…. sshhh… ahhh unnie..” desah Seohyun kembali.

“ berikan malaikat untukku, Mrs.Im…”

Mendengar panggilan itu Seohyun merasakan wajahnya memerah, malu.

“ akhhh… unnie,… ugh”

“AAAAKKKKHHHH….”

**

Hari semakin sore. Yoona dan Seohyun masih berada diatas ranjang, telanjang. Yoona hanya tersenyum memandang wajah damai Seohyun yang tertidur. Tanganya mengusap punggung telanjang seohyun yang memeluknya. Sedang tangan satunya membuka flip handphone.

“ ohh…” Dia tersenyum dan lantas perlahan bangun menuju kamar mandi.

Yoona keluar dengan pakaian rapi. Ia mendekat ke arah Seohyun yang tengah duduk sambil menahan bed cover melilit tubuhnya.

“ rapi sekali.. mau kemana unnie?” bingung Seohyun

“ kita diundang ke dorm sekarang” Yoona tersenyum sambil mengusap lembut rambut Seohyun

“ humn? Ah baiklah…”

Seohyun melangkah turun dari ranjang dengan masih membungkus tubuhnya dengan selimut.

“ berhenti memandangku unnie. Aku tahu apa yang kau pikirkan, byunyoon…”

Seohyun memincingkan matanya. Membuat Yoona tersenyum dan lantas tertawa.

“ jinjja? Kau tahu apa yang kupikirkan? Kalau begitu kau ingin mengabukannya untukku honey~?” Yoona memandangnya nakal tapi ia masih duduk di atas ranjang yang berantakan sedang Seohyun berdiri didepan kamar mandi

“ you wish..” Seohyun segera masuk kekamar mandi dan mengunci pintunya. Takut Yoona tiba-tiba ‘menyerangnya’.

“haahahaha”

**

4 month’s later

Suasana dorm terasa hangat. Sembilan gadis berkumpul sempurna di ruang tengah. Jessica merelakan dirinya terbang langsung dari amerika hanya karena ia ngidam bertemu teman grupnya dulu. Yuri hanya mampu mengiyakan apapun yang Jessica katakan. Emosi gadis itu tengah labil karena effect dari kehamilannya.

“ wah… aku tidak sabar menunggu sebulan lagi saat persalinan Jessica. Aku sangat penasaran dengan wajah baby-nya” ujar Tiffany tersenyum dengan eyes smilenya.

“ ne. Aku berharap wajah nya tidak mirip kau Yul “ tukas Sooyoung melahap pizza di depanya

“ ya!! Dia anakku. Tentu akan mirip denganku “ Yul menjawab merong

“ kurasa dia akan lebih mirip Jessica sebagai ibunya “ ujar Sunny menopang dagunya

“ Seohyun-ah.. kau kenapa? Dari tadi kau diam saja” Tiffany bertanya hingga membuat Seohyun menjadi pusat perhatian sekarang

“eh ? aku.. baik-baik saja unnie.. “ Seohyun tersenyum menenangkan

“ jinjja? Kau sedang tidak sakit kan ?” tanya Taeyeon.

Sunny yang duduk dekat Seohyun menyentuh keningnya. “ tidak panas”

“ aku tidak sakit kok unnie.. cuman sedikit umPh..” Seohyun menutup mulutnya sambil tangan satunya menyentuh perutnya dan berlari langsung ke kamar mandi

“ eh? Seohyun…”

Kesembilan gadis itu langsung berdiri walaupun kemudian Jessica kembali duduk.

“ uhh…”

“ Sicababy… are you okay?” Yuri bertanya khawatir

“ its ok seobang.. hanya kontraksi biasa”

“ aish kau ini…kita tidak usah menyusul. Kau harus istrahat. Kemarilah” Jessica tersenyum. Mendekat kearah yuri dan langsung beristrahat dipelukan seobangnya yang langsung mengelus pelan perut buncitnya.

Tok tok tok

“ Hyunnie… gwenchania ?” Yoona mengetuk pintu dengan tidak sabaran

Suara air keran mengalir deras dari dalam juga beberapa kali terdengar seperti muntah. Dan itu membuat mereka mengerutkan kening.

“ Seohyun-ah… “ “ Baby.. kumohon jangan buat kami khawatir..”

15 menit dan Seohyun belum keluar dari kamar mandi.

“ apa dia baik-baik saja didalam?” – Sunny

“entahlah, kuharap ia tidak pingsan” _ Sooyoung

Hening~

“Seohyun-ah Seohyun-ah… “ mereka serentak panik

“kita dobrak saja pintunya” usul Hyoyeon.

“ ne…”

1                                     2                                  …..

Klekk

Seohyun membuka pintu. Membuat yoona dan hyoyeon yang ingin mendobrak pintu langsung terdiam.

“ Seo…”

“Hyunnie… are you okay?”

“…..”

Greepp

Seohyun langsung menubruk Yoona. Memeluknya.

“eh? Baby… gwenchania?”

Seohyun menggeleng dan semakin mengeratkan pelukanya. Membuat yang lain berdiri dengan saling memandang bingung.

“ hey… kau sakit? Apa perlu kita ke dokter sekarang?” tanya Yoona sambil mengelus pelan bahunya. Namun Seohyun lagi lagi menggeleng.

“ Yoona unnie…”

“ne… wae hum? …”

Terdiam. Seohyun sedikit melonggarkan pelukanya. Menatap yoona.

“ kenapa?” Yoona memperbaiki poni seohyun dan memperhatikan wajah manis itu

Seohyun menggigit bibir bawahnya.

“ unnie…. ak.. ak-ku.. hamil..”   “anakmu…”

Hening~

“MWO?????!!!”

“ ka-kau s-seri-us ? je-jeongmallyo?” Yoona bertanya memastikan.

Seohyun menggigit bibir bawahnya pelan dan mengangguk. Memberikan benda yang dipegangnya. Sebuah testpack.

Dua garis tertera disana. Positif.

Yoona masih dengan keterkejutannya. Ia mengedipkan matanya beberapa kali lalu tersenyum dengan ekspresi aneh.

“ he … hehehe… aku.. hahaha….”

Sedang yang lainnya masih shock.

“ YAAA!!!! IM YOONAAAAAAA…..” teriak Taeyeon si leader , frustasi.

Semua kini tengah berkumpul di ruang tengah. Jessica tertidur sambil memeluk Yuri. Yoona masih teler, duduk dibawah karpet bulu akibat dari amukan member SNSD. Hum… lebih tepatnya hanya Tiffany dan Sunny. Sedang Taeyeon dan Sooyoung berusaha menghentikan kedua gadis itu.

Seohyun hanya menggeleng pelan.

‘selalu.. ck’

“ aish… Im Yoona.. ck apa yang kau lakukan hah? Oh my…” Tiffany berujar sambil memijat pelan pelipisnya. Pusing.

“ ya!! Rusa… kau benar-benar…”

“ mianhae….” Yoona menjawab santai. Sambil memukul kecil kepalanya yang terasa nyut-nyut(?). akibat tangan jahanam Tiffany.

“ aish….”

“hehehe”

Yoona berdiri dan menempatkan dirinya disamping seohyun. Memeluk gadis berambut coklat lurus itu dari samping. Tersenyum.

“ gomawo… jongmal gomawo-yo” ujarnya bahagia.

Sangat bahagia. Itulah yang dirasakanya sekarang. Mendapatkan anugerah terindah dari tuhan.

“ aku akan jadi ‘ayah’.. aku masih tidak bisa mempercayainya. Hahaha….”

Seohyun tersenyum membalas. Ia menggenggam tangan Yoona yang melingkar diperutnya.

Member lainpun tersenyum ikut bahagia.

Jarang im yoona tertawa dan terlihat sebahagia sekarang. Ini lebih dari saat mereka mendapat ‘liburan’ lebih dari saat mereka memuaskan penggemar dengan penampilan mereka.. Atau lebih dari kebahagiaan saat memenangkan trofi dan piala

“ Tae… aku merasa iri…” ujar Tiffany

“ heeee?????” Taeyeon membulat matanya memandang Tiffany yang hanya fokus pada Seohyun dan Yoona. pa yang dikatakan gadis itu? apa dia-

” ….”

Fin~

Advertisements

52 thoughts on “AaBFU

  1. jarang bgt yoohyun sampe begini, udah bukan innocent couple lagi…
    hayooo looh pany iri tuh, trs gmn dong taeny..mau buat juga ~kekekekeke

    Like

  2. Butuh sequel sequel sequel!!!!😡😡😡
    Butuh sequel nya gimana yuri sama jessica bisa punya anak *eh
    Pokoknya yyulsicc *guling-guling

    Like

  3. Keren c yoong tokcer.. Woalah jd jessie out krna hamidun sama c tuyul toh..tumben ni yoonhyun ga malo malo meong .. Yoonhyun udh dewasa ternyata

    Like

  4. Boleh jg yoona hahaha😃😉 sakit gak kena jambakan untung ada tae lalu gak dibikin Jg buat TAENY thor? Yulsic yoonhyun sudah punya anak tinggal TAENY Sm soony thor

    Like

  5. gomawo.. jeongmal gomawo thor.. arthor baik bgt dah.. semoga murah rezekinya.. hehehe jarang bgt ada ff YoonHyun palagi yg manis kayak gni.. mereka sweet bgt.. jarang tpi skalinya ada mereka tuh sweet.. semangat terus nulisnya thor jaga kesehatan juga.. ^^

    Like

  6. Kyaaaa ini sangan sweet 😍😍 udah kangen banget sama kapel ini huhu 😢
    Ciee yoonyul bakal jadi appa muda hehe seohyun nyalip taeny sama soosun yaa wahahahaa 😄😄 aku selalu berharap mereka adalah nyata dan jessica benar benar tidak meninggalkan soshi
    Btw keluarga yoong unik yaa wew seohyun benar benar diterima disana
    Sering sering buat ff yoonhyun yaa thor

    Like

  7. Bener kata author ff yoonhyun itu langka jadi harus dilestarikan 😅😅
    Wow urri maknae udh pada dewasa sekarang yaa ihhh cutee
    Sering” donk thor bikin ff yoonhyun
    Ceritanya seru bnget
    Semangat terus ya unnoe
    Hwaitinggggggggggggg 😍😍

    Like

  8. Yang gwe suka dri WP ini dri awal itu wlaupun girlxgirl jga bsa buat “hamil” dan pas di awal something “anggap aja taeng punya itu” krna ini dunia ff jdi bebas mau khayalan apapun dan gwe suka cara lu thor…
    Walaupun sebgain orng trllu ribet dan mrsa aneh justru gwe nerima krna sprti yg lu bilang namanya jga dunia ff serah lu dah mau ngayalin apapun..
    Dan jujur gwe baru baca ff yg cast nya yoonhyun sih?? Ini cukup menarik ya bsa bawa feel gwe … maaf komen gwe kepanjangan kaya nya wkwkwkkkkk….

    Liked by 1 person

  9. Yoong kasian bnget dapet hadiah istimewa dari monster pink (tangan jahanam tiffany)..gk kebayang deh nyut-nyutan.nya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s