Something 11

Cast : Taeny

Sub cast : find your self

Genre : Yuri, Romance, School

Aku masih membutuhkan kasih sayangmu.. dan aku tetap menanti untuk itu.

Chapter 11

Yoona menatap pada jam tangan yang melingkar manis ditangannya. Sudah terlambat jika ia harus kembali kekelas. Sudahlah, ini bukan masalah besar baginya. Semilir angin musim dingin menerpa  wajahnya. Setidaknya setengah beban hatinya yang begitu menohok sudah terangkat. Dan ia cukup untuk mengerti bahwa ia masih tak sendiri, ia tak akan menjadi sendiri, tak akan.

Gadis pirang yang begitu dirindukannya. Senyuman lembut itu.. ia menyukainya.

“ Untuk kedua kalinya aku menemukanmu dibawah pohon. hey Im Yoona, apa kau senang menjaga pohon atau apa?”  Yoona menoleh mendengar suara itu memasuki telinganya. Dan seringai tergambar tipis pada bibirnya.

“ Hey Nona Loyard..”

Gadis berambut hitam itu memandangnya dengan malas. Ia berniat akan memutar tubuhnya pergi saat yoona menangkap telapak tangannya dengan lembut.. sangat lembut hingga ia terpaku disana.

“ Seo Joo Loyard, apa kau akan meninggalkanku seperti saat itu?” Yoona menarik lembut gadis itu hingga menghadap padanya.

Terperangkap.. mata biru itu mampu membuatnya lemah. Selalu.. dan itu menyebalkan.

“ Kau yang memulainya, dan kau ingin mengakhiri seperti itu saja? Aku tak suka itu”

Gadis itu mengatur degup jantungnya. Takut-takut gadis itu bsa mendengarnya dan itu sangat tidak mengingat mereka berdiri berhadapan bahkan sangat dekat.. hey..  gadis pirang ini, ia lupa jika ia sangat mesum. Kenapa ia bisa mengenal gadis ini dulunya?

“ Jika tak suka kenapa kau tak berhenti hum? Ini bukan Inggris lagi Im Yoona, panggil aku dengan nama Koreaku sendiri. Pabo..” kesalnya menyentak tangan Yoona dengan keras. Membuat gadis pirang itu kembali menyeringai seperti biasa.

“ Oke.. Seo Joo Hyun, Seohyun-ah, My baby hum..” Yoona mecolek dagu gadis berambut hitam itu.

Seohyun membelak dan menatap gadis itu dengan tajam. Siapa yang baby siapa? Jinjja..

“ Aish.. menjauh Im..”

Seohyun akan kembali melangkah saat Yoona sekali lagi menariknya, kali ini sedikit keras hingga membuat tubuhnya tertarik kebelakang. Tepat pada pelukan hangat kedua lengan yang telah menguncinya dari belakang. Ia terpaku, membeku. Back hug..

 Shit.. Im Yoona Aku seorang gadis, berhenti membuatku seperti ini..

“ What the-“

“ I miss you Hyunie, please.. kau bisa membenciku, hanya saja.. tolong jangan.. tinggalkan aku. Hentikan permainan ini baby..” ia dapat merasakan gadis itu bergetar dengan memeluknya. Menyembunyikan wajahnya diceruk lehernya. Apa ia bahkan tidak sadar mereka masih diluar, terbuka.  Seseorang bisa melihat mereka sekarang..

I love u..

*

Yuri mengambil nampan yang akan diambil Jessica dari meja pemesanan. Jessica seketika menoleh dan menemukan gadis itu sudah berdiri disamping. Pertanyaannya, kemanakah gadis itu pergi sejak tadi pagi mereka sampai bbersama. Bukankah ia harusnya berada dikelas? Yah, karena Yuri berada dikelas yang sama dengannya, sama dengan Tiffany, Sunny dan Nichole. Hanya saja ia harus mengerutkan kening memikirkan bahwa gadis hitam itu bahkan tidak berada dikelas.

“ Yuri..”

“ Hey.. kajja kita cari tempat duduk” Yuri tersenyum tipis padanya dan menarik dengan lembut. Membawanya menyusuri kantin dan berakhir pada satu meja dimana gadis pirang tengah menyantap makan siangnya dengan malas.

“ Taeyeon..”

Taeyeon mendongak pada mereka dan tersenyum

“ Oh hay Yul hay jessie.. kajja duduklah”

Jessica tidak mengerti bagaimana atmosfer diantara mereka bisa mencair hangat, tidak seperti biasanya. Bahkan senyuman yang dilayangkan Taeyeon pada Yuri lebih seperti senyum bahagia dan Yuri? Gadis itu bahkan membalas dengan senyuman lebar. Ia duduk setelah Yuri menarik kursinya.

“ Jadi, kenapa kau sendiri hum? Dimana Tiffany?” Yuri bertanya santai dengan nada menggoda. Okay, bisa ada yang menjelaskan sesuatu hal tengah terjadi atau sudah terjadi pada Jessica sekarang? Ia tak mengerti dengan semua hal yang tiba-tiba. Bahkan untuk satu garis kebahagiaan yang tiba-tiba tercipta diantara keduanya.

“ Dia bilang akan menyusul karena harus mengerjakan tugas kelompoknya. Sialan.. aku mulai membenci kertas dan soal-soal yang membuatnya jauh dariku” gerutu Taeyeon. Dan lihat.. apa Yuri baru saja tertawa?

“ Guys.. sesuatu telah terjadi? Apa aku melewatkan sesuatu?” kali ini Jessica membuka suara dan menatap pada kedua saudara itu untuk menuntut jawaban.

Taeyeon dan Yuri saling memandang dan… tersenyum. Aish, sekarang Jessica bahkan semakin bingung dengan hal kecil seperti itu.

“ Tidak ada, Taeyeon sudah setuju akan membayar tiket pesawat kita semua malam ini ke Jepang” ujar Yuri dengan tenang.

“ What? Kapan aku mengatakan hal itu?”

“ Tadi”

“ Jangan membuat cerita aneh Kwon yuri..”

“ Sayangnya aku berkata jujur”

“Tidak mungkin..” Okay, apa Jessica sekarang terlihat seperti figuran tambahan? Hello.. ia diabaikan oleh kedua makhluk yang mulai adu mulut didepannya dan itu tidak biasanya. Ia tidak bodoh untuk menyadari bawa kedua, atau saudara yang lain tengah mengalami konflik. Dan lihat.. apa yang tengah mereka lakukan bahkan tidak terlihat ada masalah sama sekali.

“ Apa aku baru saja mabuk? Harusnya kau yang membayar kami karena perusahaanmu berjalan di bagian Transportasi bukan?” Taeyeon melipat tangannya didada dan memandang Yuri dengan mengerutkan dahinya. Tidak, ia tak masalahkan dengan uang atau pernyataan tiba-tiba untuk membayar tiket pesawat penerbangan malam ini. Baginya bahkan membayar tiket anak satu sekolah pulang pergi dari Jepang-Korea bukan hal besar. Satu kartu kreditnya bahkan bisa menampung puluhan keluarga jika ia ingin. Hanya saja.. ia menikmati masa seperti ini. Dan ia menyukainya.

Yuri mengangkat bahunya cuek

“ Ini tidak ada kaitannya dengan perusahaan”

“ Tentu saja ada, bukannya dengan begitu kita bisa pergi gratis?” Bukan, bukan Taeyeon atau Jessica yang menyahut. Gadis pirang lainnya berjalan dan duduk di kursi lainnya pada bagian kanan. Ia tak akan mengambil posisi untuk duduk disamping Taeyeon, ia tau kursi itu untuk siapa. Tentu saja kakak iparnya, Tiffany.

“ Yoona”

Okay, sekarang Jessica semakin pusing dengan senyuman lebar gadis bermata biru lainnya. Ada yang telah terjadi, pastinya..

“ kau pikr dunia ini gratisan apa? Dasar.. bagaimana jika kau yang membayar hum?”

Yoona mengangkat wajahnya dan tersenyum dengan sok polos.

“ kau tau aku masih pewaris muda. Aku mana boleh menggunakan kekuasaanku begitu saja. Itu tidak bagus”  Yoona menatap pada Taeyeon dan mengerling meminta bantuan.

“ benar sekali. Kaukan pewaris Yul, jadi-“

“ Kau juga pewaris Taeyeon” potong Yuri dengan cepat

“ aku tahu..”

“ aish.. dasar..”

Oke.. Jessica merasa mulai kesal. Apalagi dengan senyum ketiganya yang terlihat bahagia. Apakah ia terlalu kecil untuk disadari kehadirannya. Mereka, si tiga saudara itu terus berada pada dunia mereka sendiri. Seolah.. tak ada apapun yang terjadi dimasa lalu.

“ Kalian sudah baikan?” Jessica akhirnya membuka suara.

“ siapa?”

“ kalian”

“ memang sejak kapan kami bermusuhan?” Taeyeon memandang Jessica yang juga teman kecilnya itu dengan seringai. Dan Jessica cukup mengenal hal itu.

“ aish.. katakan sesuatu..”

Ketiganya kembali memandang dan.. mereka tersenyum

“ tak ada yang perlu kami khawatirkan. Itu saja” ujar Yoona yang membuat Jessica bahkan semakin ambigu.

Flashback

Keempat yang saling membisu dan satu yang hanya memandang mereka dengan datar, menutupi rasa bersalah dan sakit yang ditanggung hatinya.  Semua tterbongkar setelah ia membungkam dalam lima tahun terakhir, setelah ia ikrarkan janji menjaga hal ini.

Maafkan aku..

Taeyeon menghela napasnya dan berajak bangun dari sofa. Ia mengambil smartphonenya dan memandang mereka sekali lagi. Apa ia harus mengutuk bibirnya yang melontarkan kalimat ini? Menceritakan hal ini? Hanya saja, membiarkan mereka seperti itu apa ia akan diam saja? Teruslah menganggap semua ini sesuatu Neraka.. mereka tak tahu apapun yang telah dilaluinya selama ini.

“ kalian harus kembali kekelas, terutama kalian berdua. Ini hari pertama kalian bersekolah. Jangan membuat kalian terlihat sangat buruk dihari ini” Ujar Taeyeon memecah keheningan. Kedua kembar itu mendongak menatap mata biru yang tajam itu.

“ Unn-“

“ Tolong katakana ini bercanda..”
Taeyeon menoleh pada gadis pirang yang menatapnya serius. Mata biru itu merefleksikan keraguan dan juga.. Putus asa.. Taeyeon menghela napas untuk kesekian kalinya. Lama-lama ia akan menjadi sangat suka melakukan hal itu jika mereka tetap bertanya satu hal yang sama.

“ Tidak, itu sungguhan. Kita, tidak bersaudara. Kau bisa bertanya langsung pada Mr.Kwon jika kau mau”

Yuri menggertakkan giginya dengan geram

“ Berhentilah mengatakan kebohongan Kim taeyeon.. Cukup!!” Yuri menggebrak meja dengan keras. Ia bangkit dan menatap tajam si biru yang tetap dengan wajah datar dan tenangnya. Demi Tuhan, Ia benci dengan tatapan dingin yang selalu menutupi segalanya itu. semua yang ada pada gadis ini adalah sebuah kebohongan dan kepalsuann, senyumnya, tawanya, keseriusannya, dia.. penuh dengan topeng dan Yuri membenci itu.

“ Lepaskan topengmu itu. Apa kau puas mengatakan hal ini untuk kedua kalinya hah?!!. Pertama saat kau membuat Daddy sedih dengan kepergianmu, lalu sekarang untuk apa? Menghancurkan persaudaraan kami?!! Sialan kau Kim Taeyeon, Jika kau ingin pergi.. pergilah!! Jangan membuat kami juga hancur dengan ini!!” Yuri berteriak kesal. Matanya menatap pada Taeyeon dengan membunuh. Ah ia benci saat ekspresi itu bahkan tak melunak saat seperti ini. Kepalanya terasa pusing untuk memikirkan bahkan merasakan diri sendiri, ia ragu.

Apa tujuannya mengatakan hal ini?

Benar.. keturunan Kwon yang asli hanya kau Yuri.. semua sisanya bukan.  (Apa-apaan kata itu)

Aku, aku memang terlahirdari darah KIM, dan sama halnya dengan Yoona  (tidak mungkin..)

Dan dua kembar Krys itu, mereka anak Mommy dan Daddymu, yang asli dengan akta kelahiran..  ( No.. mereka semua keluarga, mereka bersaudara)

Mereka menikah saat kita masih kecil. Tepat saat Yoona baru lahir didunia ini (tidak..)

Mereka memalsukan data dan mengatakan bahwa Yoona dan keduanya adalah kembar, nyatanya tidak. Yoona lebih tua 9 bulan dari mereka. Beruntung sekali karena wajah Yoona dan mereka bisa mirip, Tuhan sangat baik untuk menutupi Aib ini  (berhenti..stop-it)

 Hey, kita seumuran Yul. Hanya beda beberapa Bulan kan? Oh ayolah, apa kita bisa mempercayai semua ini (hentikan!! Kim Taeyeon..)

Ayolah kalian, ini idak berarti apa-apa.. (sialan.. ini berarti untukku Kim Taeyeon.. aku..)

Yuri mengatur nafasnya dan mengalihkan pandangannya dari gadis bermata biru itu. semua ini.. ia sudah menduganya. Semuanya…

“ Kau tak mengerti Taeyeon Unnie, ini sangat berarti Untuk kami.. untukku” Lirih Yoona. Ia menatap pada gadis yang tetap bergeming dengan tenangnya. Apa.. ini hanya terlintas saja, tapi apakah.. Taeyeon hanya menganggap mereka bukan saudara?

“ Aku tahu..”

“ Kau tahu dan kau masih terlihat sangat tenang seperti ini?” Krysela yang duduk dengan memeluk Krystal yang tengah menangis akhirnya memandang pada gadis itu dengan tajam. Jika saja ia tak sedang memeluk kembarannya ini, mungkin Ia akan langsung menghajar gadis itu dengan tangannya. Tidak apa jika ia melukai dirinya, tidak dengan Krystal. Tak ada siapapun yang boleh menyakiti gadis ini.. bahkan Taeyeon sekalipun.

Taeyeon memutar bola matanya dengan malas.

“ Lalu? Apa bedanya sekarang dengan yang dulu?”

“ Kim TAEYEON!!” bentak Yuri semakin keras.

“ Apa? Bukankah benar? Setelah kalian mengetahui hal ini apa kalian akan langsung berhenti menjadi saudara? Oh ayolah wake up dude’s, kita semua sudah bersaudara lebih dari 17 tahun. Karena kenyataan kita tidak sedarah apa kalian akan menjauh dan berakhir pisah? Kalian sendiri yang mengatakan bahwa kita saling membutuhkan. Oh God, apa otak pintar kalian tidak bisa digunakan?”

Keempat memandangnya dengan tegak. Bahkan Krytal menghentikan tangisannya dan memandang Taeyeon dengan bingung. Yoona menoleh dengan pandangan bertanya tak jauh berbeda dengan ekpresi Krysela. Yuri? Dia membisu dan membelak dengan wajah bodohnya. Sedang Taeyeon berusaha sendiri agar ia tak tertawa melihat mereka. Keluarga itu.. baginya adalah sesuatu yang akan ia lindungi.

“ Katakan apapun yang kalian inginkan, aku disini sebagai pelindung dan saudari kalian”

Dan disana setiap senyuman yang hilang kembali..menghangat setelah badai yang begitu panjang.

End flashback

“ Aku senang dengan hal itu.. “ gumam Jessica kemudian tersenyum hangat.  Memandang ketiganya yang kini bisa berbagi kehangatan satu dan yang lainnya.

TBC

 

Advertisements

57 thoughts on “Something 11

  1. Oke…jadi ini fokus ceritanya ke para pewaris kah?
    Sepertinya, masih banyak misteri yang belum terungkap

    Nggak ada TaeNy momen 😦

    Like

  2. Syukurlah stidaknya mreka smua sdah akur, wlapun tdak sedarah stidaknya mreka akur dan saling mmbutuhkan satu sama lain, lanjut thor

    Like

  3. Brarti taeng ma yoona sdrah atau gmn ya . Mrka brdua kan bkn kturunan kwon kwon sdrah 3 . Msh penuh tnda tanya nie crta . Bakal kita tunggu next chpter

    Taeny moments pls jgn lpa .:D

    Like

  4. Hohoho udah baikan syukurlah😁😂,,ngga ada moment taeny nyaa😦😦, selanjutnya banyakin ya thor wkwkkw😀😁😂
    Fighting💙💙💙

    Like

  5. Hmmm wlu mereka ber 5 bukan saudara kandung setidaknya hbungan mereka malah membaik pas tau mreka bukan saudara sekandung,,
    Fighting thor,,
    Udah jangan galau”, semangat chapter selanjutnya thor

    Like

  6. Ga ada taeny
    Kapan banyak taeny nya thor?
    Sedikit pencerahan dengan keluarga mereka, sekarang ibu ny taeyeon masih ada? Atau udah pergi?
    Chapter slanjutnya banyakin taeny ya thor 👏

    Like

  7. walau bukan saudara kalian tetap kompak,,,,,,,seneng liat mereka baikan.
    barbie,,,,koq pendek ya ff nya
    semangat ya untuk semua kegiatan kamu. love you so much.

    Like

  8. Author, aku mencintaimu 😀 kyaaa terimakasih untuk YoonHyun momentnya, mereka sangat manis huahahahaa *shipper gila* sekarang hayati penasaran soal apa yang sudah terjadi diantara mereka berdua saat di Inggris dulu. Dan sampai chapter ini habis gue baca, gue masih belum mengerti sebenarnya Krysela dan Krystal anak siapa ? Tapi bodo amat, senangnya melihat YoonYulTae moment nyelip-nyelip hehe pasti Jessica merasa seperti obat nyamuk :v

    Like

  9. Sang pewaris sedang berkumpul kecuali sica mungkin bukan pewaris 😅 yg dulunya cekcok sekarang udah pada akur di tambah senyum gaje 😂😂😂

    Like

  10. Kuq aku nya pengjn mewek yah dek krna pembicaran mrk.yg flasback rasanya tuh ngena bgt ..
    Tp lucu jg njess ,makanya jngn tdr truz jdi ketinggalan berita kan kekeke

    Like

  11. Tuh kan berarti tae-yoong yang sodara kandung karna matanya sama. Dan Yul dia sendiri wkwkwk. Dan si kembar krys sodara mereka tapi ngga kandung yekan Thor?? Tapi kan masih 1 ibu ya? Cuma Yuri doang yg engga

    Like

  12. ye ye ye ye pada akur juga.. gni kan enak.. tapi kok ngak ada taeny momentnya.. nextnya d banyakin ya thor.. kan arthor bae bgt.. hehe selalu semangat nulisnya sma jngan lupa jaga kesehatan ya ^^

    Like

  13. Kompliketit banget daah…
    Kalo mereka gak sodara kandung, kok bisa mereka ngumpul di 1 keluarga besar trs knp org tua mereka malsuin data kelahiran mereka??
    Knp beb knp??
    😲😲😲

    Like

  14. Ihh jahat bwgd Mr. Kwon.. masa Ia kasus lama begitu harus tae yg nanggung sendiri tanpa di ketahui ke4 kwon laennya.. ishhh tegar bwgd itu sih Kim..

    Liked by 1 person

  15. Ah sweet… emang ya taeyeon dimana2 itu bisa diandalkan, leader yg baik, kakak yg baik, pacar yg baik, kapan ngelirik gue tae wkwkwkwk ngarep
    Ikut bahagia aja deh, yulsic udh mulai buka2an sweet momentnya. Tinggal taeny nih wkwk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s