Something 4

Title : Something 4

Author :

Cast : Taeny

Sub cast : Yulsic etc

genre : yuri (girl x girl), romance, 18+

Tiffany pov

Aku melangkah keluar dari kamar mandi. Benar.. kamar mandi yang sebesar tiga kali kamarku yang lama. Taeyeon itu.. aku tahu ia orang kaya.. tapi aku masih bertanya dalam hatiku. Siapa dia sebenarnya. Siapa gadis pirang itu dan mengapa ia terlihat sangat tidak biasa? Ah.. sudahlah. Aku pusing jika terus memikirkan itu.

Aku melangkah mendekati ranjang dan menemukan sepasang seragam.

Tunggu.. apa taeyeon ingin aku masuk senior high school lagi? Tapi umurku sekarang Sembilan belas tahun. Apa aku masih terlihat sangat muda? Tidak mungkin Taeyeon tidak tahu umurku jika warna kesukaanku saja ia tahu. Apa ia memang hanya menebaknya? Hey.. apa yang direncanakan gadis itu sebenarnya.

Tok tok..

“ Fany-ah.. kau sudah berpakaian?” aku mendengar Taeyeon berujar dibalik pintu kamarku. Syukurlah sepertinya gadis itu tahu sedikit tata karma. Setidaknya aku harus menyimpan tenagaku dulu. Jika dia sampai ia masuk langsung tadi, mungkin aku akan mematahkan kaki meja rias didepan cermin itu dan menimpuknya dengan keras. Oke.. aku tahu itu hanya hayalan. Mematahkan ranting kecil saja aku masih butuh tenaga besar.

Oh jangan salahkan aku. Aku ini seorang gadis. Hanya saja, aku terbiasa dengan hidup keras. Hidup keras.. bukan kekerasan okay. Jangan menatapku seolah aku gadis nakal dan berpenampilan menyerambkan. Maksudku, aku cukup menarik? Sampai-

Okey aku terlalu membanggakan diri sendiri. Jangan tertawa.. aku hanya harus menghibur diri saat sekarang. Karena lagi-lagi, aku benci merasakan jantungku berdetak kencang hanya karena suara itu.

“ belum.. taeyeon.. apa aku harus memakai..”

“ pakai seragammu dan aku menunggu dibawah”

Aku mendengar suara langkah menjauh dari pintu. Taeyeon pergi. Benar-benar pegi. Tuhan.. kau tahu aku banyak bersyukur. Aku sempat takut ia akan langsung mendobrak pintunya dan di-

Oke abaikan..

Aish.. kenapa aku berpikiran kotor seperti ini? Gadis itu penyebabnya!! Aigoooo….

“apa aku harus memakainya?” karena lelah dengan pikiranku sendiri akhirnya aku putuskan untuk memakainya. Gotcha! Seragam ini sangat pas dibadanku.

Seragam putih dengan rok hitam dan almater hitam yang bagus. Terlihat sangat mahal. Apa aku memang harus memakai semua ini? Tapi umurku sudah lewat setahun.. apa gadis itu menjualku kepada sekolahnya? Huh.. aku berpikiran apa? Aishh.. aku tak bisa berhenti menebak bagaimana sosok taeyeon. terlalu mysterius.. aku benci itu.

Memikirkan hal ini sepertinya tak akan ada ujungnya. Sudahlah..Setelahnya aku keluar. Bertemu dengan seorang kim taeyeon yang tengah duduk diruang tengah sambil memainkan gadgetnya.

Pov end

merasakan seseorang tengah menuruni tangga, taeyeon menoleh. Dirinya tersenyum kecil memandang Tiffany. Gadis itu.. taeyeon merasakan jantungnya terpacu dengan cepat. Ada apa dengannya? Mereka baru bertemu dua hari yang lalu, meskipun pada kenyataannya taeyeon sudah memperhatikan Tiffany dari sebulan yang lalu. Mengumpulkan semua informasi tentang gadis itu.

Ia tak mengerti dengan dirinya sendiri. Mengapa ia begitu tertarik dengan gadis bereyes smile itu. Gadis berambut coklat gelap yang untuk pertama kalinya ia tiduri. Gadis yang membuatnya merasa candu. Entah bagaimana, tapi ia merasakan hormonnya selalu meledak jika didekat Tiffany. Apa Tiffany memiliki magis tersendiri? Entahlah.. yang ia tahu sekarang Tiffany adalah miliknya. Tiffany harus melahirkan keturunan untuknya.

“ apa kita sarapan dulu? Masih ada satu jam sebelum masuk kelas” Taeyeon mendekati Tiffany yang sudah berada di anak tangga terakhir.

“ apa kita akan sekolah? Taeyeon.. aku sudah berumur 19 tahun, kau tahu? Aku tidak bisa kembali kesekolah senior” Tiffany menatap lekat kim taeyeon. Melihat gadis itu tersenyum kecil padanya. Seragam mereka sedikit berbeda karena taeyeon memakai almamater berwarna putih bersih.

Taeyeon terlihat sangat keren. Ia tak bisa menampik hal bahwa gadis berambut pirang ini sangat sedap dipandang.

“ nanti kau akan tahu” taeyeon menariknya keluar rumah. “ kita akan sarapan disekolah saja okay?” Tiffany tak mengerti jalan pikiran taeyeon sekarang. Ya.. dia memang tak tahu apapun tentang taeyeon, tentang apa yang diinginkannya, tentang semua yang direncanakan gadis itu. Tidak.

“ seragam itu.. kurasa aku akan menggantinya. Pakai ini” Taeyeon menyerahkan almamater miliknya. Tiffany sempat mengerutkan keningnya.

‘’ kenapa harus diganti?” bingung Tiffany

Taeyeon menatap tepat pada bola matanya.

“pakai saja. Aku tidak suka kau bergabung dengan kelas reguler..”

Tiffany memandang aneh gadis ini. Tapi kemudian ia melepas sendiri almamater yang digunakannya dan memakai almamater Taeyeon

“ terlihat sangat cocok”

“ ne?’’

“ anio.. kajja”

Mereka berjalan menuju depan. Melihat beberapa pelayan yang membungkuk hormat. Yah.. Taeyeon memiliki banyak sekali pelayan dirumahnya. Bukan hanya sikap dan perilaku taeyeon yang mirip dengan bangsawan, atau rumah besar yang sama dengan kerajaan, tapi pekerja dirumah ini juga sama banyaknya dengan pelayan dan pengawal kerajaan.

Taeyeon memiliki 5 pembantu rumah tangga, 11 pengawal atau bodyguard, 2 orang koki, 3 orang pekerja taman, 3 orang supir dan beberapa lagi yang dikerjakannya. Bayangkan! Sebenarnya siapa dia? Rumah besar itu hanya ditinggalnya sendiri. dan para pekerjanya tinggal disebuah rumah tingkat dua dibelakang. Tiffany memang tak pernah mengunjungi rumah dibelakang sana, tapi melihat besarnya ia tahu rumah itu juga pasti megah. Oh ayolah..  dia memberikan tempat tinggal sebagus itu untuk para pelayannya? Apa dia sekaya itu?

“ ayo masuk” Taeyeon membukakan pintu mobil untuk Tiffany. Tiffany sempat tertegun.

ferarri tuning sr aut keluaran terbaru. Mobil dengan harga selangit ini akan ditumpangi Tiffany?

“ kau tidak mau menaikinya? Apa kita ganti dengan mobil yang lain?” Taeyeon menatap bingung Tiffany sambil tangannya menunjuk pada mobil yang lain, yang terparkir didepan garasi.

Lamborginhi hurcan berwarna biru, lamborginhi biru galardo R-P-560 dan sebuah mobil sport biru ferarri45 keluaran terbaru. Yang benar saja.. bukan Tiffany begitu pemilih. Ia gugup. Ini pertama kalinya naik mobil mewah. Seperti sebuah mimpi. Hidupnya berubah dalam waktu semalam. Tinggal di istana, naik mobil mewah, ayolah.. apa ia tengah bermimpi? Apa dia belum bangun sekarang?

Dan lagi, kenapa semua warna mobil ini biru? Apa gadis mesum ini sangat menyukai warna langit itu?

‘’ blue?” gumam Tiffany.

Shit.. dia mesum..

“ hey.. kau melamun? Wae?” Taeyeon menjetikkan jarinya depan wajah Tiffany. Membangunkan ia dari pikiran dan lamunannya yang mulai merambah jauh.

“ eh.. anio.. a-aku..”

“ kau tidak mau pergi dengan mobil ini? Jadi kita akan pakai mobil yang ma-“

“ Tae..” Tiffany memandangnya. Ia memotong perkataan Taeyeon yang lebih menghawatirkan tentang mobil yang akan mereka gunakan kesekolah. Benar-benar.. pemikiran orang kaya tak sampai pada otak Tiffany yang dibesarkan dengan serba kekurangan. Ia hanya besar dari panti asuhan dan keluar dari sana untuk bekerja paruh waktu. Mencoba mengejar impiannya yang tak mungkin tercapai.

Tiffany ingin kuliah. Tapi bagaimana masuk universitas, sekedar menginjakkan kaki disekolah dasar saja Tiffany tak pernah. Hanya belajar dengan ibu panti dan anak-anak yang lainya. Saling meminjamkan buku satu sama lain dari hasil sumbangan. Meskipun begitu, dirinya tidak terlalu bodoh. Ia tahu menghitung dan yang lainnya. Tiffany tumbuh dengan otak yang cerdas.

“ wae fany-ah? Apa kau sakit?” Taeyeon menempelkan punggung tangannya pada dahi tiffany. Menatap gadis itu khawatir. Tiffany banyak melamun.

“ a-ah.. mianhae.. aku tidak apa-apa.. hanya kaget” Tiffany memerah. Malu dan terkejut sekaligus dengan perlakuan taeyeon. Ada apa dengannya? Kenapa jantungnya berdegub kencang sekarang.

“ kaget? Ah.. kita berangkat saja sekarang. Aku takut kau telat dihari pertamamu masuk sekolah. Kajja” Taeyeon mendorong pelan Tiffany memasuki mobilnya sedang dirinya berjalan putar untuk memasuki pintu kemudi. Mobil hitam itu keluar dari perkarangan rumah.

TBC.

 

Advertisements

53 thoughts on “Something 4

  1. Pendek. Tapi cukup senang buat update terusnya hehe… 😝
    Semoga beneran nih cepet” terjawab rasa penasarnnya antara TaeNy… ☺
    Semangat thor…. 😀

    Like

  2. Ciecie…udah mulai tumbuh love love nih yeee 😜.walaupun di chapter ini agak pendek tapi tetep bagus aja menurut gw 😄.selamat belajar yah thor Hwaitaeng💪💪💪

    Like

  3. Woowwww gila taetae tajirrrr amatttt ap dia seorang Anak bangsawan ato Putri seorang Raja 😂😂
    Gilaaaa kerennnnnnn amattttt
    Semangat terussss ya thor
    Hwaitingggh

    Like

  4. WOW 😱😱😱😱 serba kejutan bwgd Ia kan kpn lagi punya kekasih tajirrr abis tanpa embel embel yg ribet wlpun sudah taken Ia tetep ajj seorang pany yg unyu unyu hampir mirip sang authornya 😃😂 gak deng hanya jenis kelaminnya saja yg mirip *ehh canda ia wlpun gitu tae tetep sopan kan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s