something 2

Chapter 2

Title : something 2

Author : incess

Cast : taeny

other cast : find your self

genre : romance, nc, 18+, love, comedy (?)

Disinilah sekarang Tiffany berdiri. Menatap bangunan megah yang terhias lampu Kristal yang mahal. Meskipun ia sangat marah atas perlakuan kurangajar gadis pirang ini, ia hanya tak bisa menolak saat ingatannya tentang perjanjian itu.

Wait.. ia bahkan tidak ingat telah menyetujui hal itu. aish..        

“ kau terlalu banyak berpikir” ujar Taeyeon menoleh padanya. Tiffany tak langsung menjawab. Matanya masih menelusuri bangunan besar itu. ia juga setidaknya harus memikirkan kata-kata yang tepat untuk menjawab pernyataan gadis ini. Ia hanya.. entahlah.. menghadapi tatapan mata biru itu, Tiffany bukan ingin mengatakan bahwa ia menyukai Taeyeon, tidak. Sama sekali tidak. Semua yang dilakukan gadis itu sudah keterlaluan bahkan untuk diingatpun Tiffany ingin sekali menghajarnya.

Tapi.. setiap ucapan, ia ingin mengungkapkan dengan setara. Dengan sama baiknya tanpa merasa takut bahwa ia akan terintimidasi dalam tatapan gadis itu. Ia tak ingin Taeyeon berkuasa atas dirinya, tidak. Karena meskipun perjanjian itu belum di setujui, bukankah ia bahkan tak punya jalan yang lain?

‘setidaknya dengan ini aku bisa membalas kebaikan selama mereka merawatku’ Tiffany membatin dalam hati. Menguatkan dirinya dan memastikan bahwa ia akan baik-baik saja dalam waktu keatas. Mungkin?..entahlah..

“hey.. kau melamun?” Taeyeon menyentuh bahunya. Tiffany tersentak kaget dan menyadari dirinya mungkin terlalu larut dalam pikirannya sendiri. Mengabaikan kenyataan bahwa gadis pirang itu tepat disampingnya. Maksudnya, benar-benar disampingnya dengan jarak wajah terlalu dekat. Bahkan ia bisa merasakn napas hangat itu menerpa wajahnya.

“ ya!! Apa kau bisa untuk tidak terlalu dekat?!” Tiffany mengambil langkah mundur. Menjauh dari seringai gadis yang telah menodainya itu. aish memikirkan kejadian itu saja membuat darahnya terasa mendidih.

Ah.. kenapa ia harus memikirkan bahwa kejadian semalam itu benar-benar mempengaruhinya. Kenapa ia harus terlihat gugup? Hey.. apakah Tiffany gugup?

“ oh tidak bisa” gumamnya sambil menggeleng.

“ apanya yang tidak bisa” Taeyeon memandang pada Tiffany. Menatap wajah memerah gadis itu dengan seksama

gotcha.. aku mendapatkanmu’ batin Taeyeon dalam hati.

Taeyeon melangkah mendekati Tiffany. Menyadari itu Tiffany melangkah mundur dan memandang tajam pada gadis itu. tatapan yang sebenarnya, harus Taeyeon akui.. itu telihat lebih menggoda ketimbang menyeramkan.

“ m-mau apa kau..”

Taeyeon menyeringai menarik keras pergelangan tangan Tiffany hingga tubuh itu menubruk pada tubuhnya sendiri. Tiffany membelak untuk sesaat dan mengontrol dirinya untuk mengambil napas dan menenangkan diri. Tidak, ia tak ingin merasa terkuasai olehnya. Tidak dengan tatapan ‘lapar’ atau senyuman yang seolah akan menerkamnya. Tidak.. bahkan untuk menguatkan diri agar degup jantungnya berhenti berdetak keras ia tidak sanggup..

“ kenapa kau begitu takut hum? Aku tak akan menyakitimu” Taeyeon menunduk menatap Tiffany. (oke anggap aja taeyeon lebih tinggi dari tiffany 😝)

“ apa? Aku tidak takut padamu” Tiffany menyentak tangannya dan menarik diri dari Taeyeon. Menatap tepat iris kebiruan itu. ia benci mengatakan ini.. tapi mata Taeyeon sangatlah indah.

Tiffany menggeleng dan merutuk kembali. Meyakinkan diri bahwa ia tak akan jatuh dalam pesona yang ditawarkan gadis mesum itu. lagipula ia hanya bilang kalau mata itu indah, bukan berarti Taeyeon yang dimaksudkannya.

hum.. benar’ batinnya lagi.

“ aigoo.. arraseo.. kajja aku akan tunjukkan kamarmu” Taeyeon kembali menarik tangan Tiffany. Kali ini dengan begitu lembut. Dan ia, gadis berambut coklat tua bernama Tiffany Hwang itu tanpa sadar tak kembali menarik diri. Ia terbimbing dengan sempurna untuk memasuki rumah lebih dalam.

Apakah ia akan mengatakan hal ini? Maksudnya, ia bahkan sudah mengatakan hal yang sama untuk beberapa kali. Tapi, Tiffany tak bisa mengabaikan kenyataan bahwa Rumah bergaya modern ini terlalu luas…

Kim Taeyeon.. orang itu membawanya tinggal dirumah yang sangat mirip dengan istana. Tiffany memang sudah harus menduga taeyeon orang yang berada, tapi lihat rumah ini… apakah ada kata yang lebih dari ‘keterlaluan?’

“ apa orang kaya seperti ini? Terlalu berlebihan. Memang kau tinggal dengan siapa disini?” Tiffany masih dengan kekagumanya menatap Taeyeon yang tersenyum kecil.

“ sendiri. Para pelayan ada di pavilion belakang rumah” Taeyeon membawanya untuk menaiki sebuah tangga yang berada ditengah ruangan. Tangga ini bahkan terlapisi oleh karpet coklat yang terlihat sangat lembut. Hey.. bahkan jika untuk digunakan tidur karpet ini akan terasa nyaman. Apa orang ini tak menyadari hal itu? ah lupakan..

“ mwo? Sendiri? Dirumah semegah ini? Apa kau tidak kesepian?” sindirnya setelah menyadari ujaran sebelumnya.

Tiffany menggeleng heran. Rumah bertingkat dua dengan luas seperti stadium lapangan bola eropa. Bisa Tiffany bayangkan betapa sunyinya itu.

Tiffany terbiasa dengan kebisingan sejak ia kecil. Tidak heran bukan? Ia besar dipanti asuhan. Banyak raga yang berbeda sifat disana. Tentu saja..

“ tidak.. aku sudah terbiasa” entah mengapa Tiffany merasa seolah nada suara Taeyeon menyimpan hal yang menyedihkan. Ada apa sebenarnya..

Oh.. aku tidak terlalu perduli

 

Rumah itu penuh dengan figuran Taeyeon. Tidak ada foto keluarga besar maupun ayah dan ibunya. Tiffany akan bertanya saat Taeyeon berhenti. Tepat didepan sebuah kamar.

“ masuklah.. ini kamarmu. Jika kau membutuhkan pelayan antarkan sesuatu tinggal telepon dengan telepon rumah yang ada didalam. Kamarku ada diujung sana” Taeyeon menjelaskan sambil menunjuk sebuah pintu kamar yang sama dengan pintu kamarnya.

Tiffany menatap padanya kembali. Apa..

‘’ aku tak ingin kau satu kamar denganku,, karena mungkin aku bisa lost control “ Taeyeon menyeringai mesum padanya. Tiffany membulatkan mata dan langsung memukul kepala gadis itu sedikit keras. Enak saja gadis mesum ini. Kenapa ia begitu frontal? Aish..

‘’ akkhh.. aishh appo fany-ah…” rengek Taeyeon. Satu hal yang tak pernah ia sangka akan dilihatnya pada sosok seperti gadis didepannya.

Tiffany terdiam. Terkejut dengan sikap kekanakan Taeyeon padanya. Gadis dingin itu.. bagaimana bisa menggemaskan.

‘Hey.. jangan bilang kau jatuh pada aegyo aneh tadi? Aigoo..’ Tiffany kembali merutuk sendiri.

“ jangan gunakan aegyo anehmu.. aigoo.. kau sudah sangat tua” Tiffany memandangnya dengan sinis.

“ baiklah-baiklah aku bahkan masih terlalu imut untuk dibilang tua sayang~.. nanti turun untuk sarapan. Aku akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan segala kebutuhanmu” Taeyeon tersenyum dan mengacak rambut Tiffany, yang lagi-lagi membuat Tiffany terdiam.  Apa-apaan..

“ aishh”

Setelahnya Taeyeon melangkah turun. Meninggalkan Tiffany yang kemudian tersadar dan mengangkat bahunya cuek. Ia memutar knop pintu dan melengok. Menatap terkejut isi dari kamar itu yang bercat putih gold tetapi bergradien pink yang manis.

Tunggu.. pink? Taeyeon mengetahui tentangnya kah? Ranjang queen size dengan sprei pink dan bedcover pink yang benar-benar Tiffany sukai. Ia mengakui betapa mencintai warna yang satu itu. Apa Taeyeon mengetahui itu.. atau dia hanya menebak karena Tiffany perempuan dan rata-rata perempuan menyukai warna itu.

Kali ini tiffany berjalan semakin dalam. Apa ia harus mengatakan ini adalah mimpi? Sebuah kamar yang bahkan sangat luas. Ia tak akan kesakitan jika tidur diatas ranjang empuk ini. Tiffany tersenyum miris saat bagaimana ia bisa sangat mengingat, baru beberapa hari yang lalu ia terbangun dari tidur diatas ranjang keras yang seukuran tubuhnya saking kecilnya tempat tidur itu.  atau dilain kalinya ia akan menemukan dirinya mengerang sakit karena tertidur dalam posisi duduk sambil menyimpan kepalanya yang berbantalkan tangan diatas meja tempat bekerja. Ia tak akan mengingat sudah berapa kali ia sering merasa keram disekujur tubuhnya. Apa ia harus menyukuri bahwa gadis mesum itu telah-..

“ aishhh.. lupakan” desisnya menyingkirkan pikirannya sendiri. Tidak. Ia tak boleh seperti ini. Taeyeon tak lebih dari keturunan kaya raya yang hanya akan mempermainkan dirinya nanti.

“ entah kenapa aku kesal”

Kali ini Tiffany kembali berjalan pada satu pintu yang diyakini sebagai kamar mandi. Wow.. apa ia akan mengatakan bahwa kamar mandinya bahkan lebih luas dibanding tempat ia tinggal sebelumnya. Perabotannya begitu lengkap.

“ aish.. orang kaya memang tak bisa ditebak” ujarnya memutuskan untuk mandi. Menyegarkan diri dengan air hangat didalmnya.

“ aku harus menggunakan apa?” bingungnya. Bagaimanapun ia tak terbiasa dan bahkan baru pertama kalinya melihat alat-alat mandi seperti ini. Aigoo.. apa ia harus memanggil Taeyeon dan bertanya? Tapi..

“ ia pasti akan menertawakanku”

Tiffany berdecak kesal dan akhirnya memutuskan untuk menyalakan keran biasa. Bersyukur setidaknya benda itu masih normal untuk dirinya.

Tiffany keluar dari kamar mandi dengan handuknya. Yah.. sepertinya ia akan memulai hari sebagai orang yang berbeda mulai hari ini.

“ bahkan untuk merasak diriku sendiri aku merasa ragu” gumam Tiffany.

TBC

 

Advertisements

71 thoughts on “something 2

  1. Jangan sampe pergi dari tae ya ,fany ah.. nnti tae bisa ngamuk keekke

    Namanya authot nim bagus panjang kaya rel kereta 😂😂😂
    Di tunggu next chap thor

    Like

  2. Nama lu panjang amat, nama gue cuma 8 huruf itupun orang” manggil gue cuma 3 huruf katanya kepanjangan kalo semua.
    Gue masih penasaran motivasi taeyeon apa, dan taeyeon itu sebenernya cewe apa cowok, masa iya cewe punya “itu”

    Like

  3. Ecieee pany terpesona aja masih mengelak tuh..
    Disini aku suka banget ama sifatnya tae jail,kekanakan dan tidak lupa ‘mesum’ wkwkwk.😁
    Oh iya, Author baby kuliah dimana?
    Kepo banget nih readers,minta ditabok kekeke bye~bye…

    Like

  4. Yah lumayan lah pany udah mulai sedikit terpesona sama taeyeon, dan semoga hubungan taeny kedepannya lebih ada kemajuan lagi…😄😄

    Wih itu nama atau jalan tol, thor? panjang amat?🤣🤣🤣…
    Semangat kuliahnya thor, kami tetap bakalan nunggu author kok😉, tapi jangan ampe’ lumutan juga yah…😂😂😂😂

    Like

  5. Kasihan jg Fany tumben tinggal di istana megah bingung mesti ngapain. Harusnya tae ajari dl Fany cara pake alat kmr mandi. Santai ya Fany ah, anggap ja rumah suami sendiri

    Like

  6. Namamu panjang amat thor?? Tae maen langsung bawa fany ke rumahnya aja. Itu sebelumnya udah tau tiffany atau gimana? Terus, alasan pengen punya baby itu karena apa?

    Like

  7. Gila si taeng baru kenal sehari jga (ehh bener nggak sih?? bomat) udah langsung bawa kerumah aja wkwk 😄 btw namanya panjang amat kek rel kereta api 😅😅😅 becanda kok thor maaf yah 😓

    Like

  8. Yang pasti masih penasaran buat alasan Tae yang kepingin baby?
    Udah lah Fany…. Kalau terpesona bilang ajah kalee… 😜

    Like

  9. Jangan2 selama ini tae diam2 merhatiin fany 😂😂😂, atau sebelumnya mereka pernah kenal cuma fanynya lupa 😂😂

    Like

  10. Wahh taetae emnk serius bnget ma pany ampe warna kesukaannya aj tauu hihihihi cie pany yg udh kagum ma taeng ciecie 😂😂
    Gk bisa pke alat mandi ya pany??, sini aq bantuin skaligus ikut mandi breng jg 😂😂 *ditendangmataeng
    Aigooo love this storyyy
    Owh unnie kuliah nihhh ya???
    Oh ya aq pnggil unnie baby aj ya bleh kan???
    Semangat terus ya unnie
    Fightinggggggggggggggghhhhhgg

    Like

  11. Rumah seluas lapangan bola cuma ditinggalin sendiri??
    Itu bener2 kelewatan kaya kayaknya..
    Mungkin kekayaannya nyaingi presiden amerika yg skrg x yeee 😂😂😂

    Like

  12. Namanya panjang banget thor hehee…
    Tae tau bnget tentang Fany,, apa dia penguntit’y Fany…
    Suka karakter Tae yg kek gini Jail, kekanakan, sma ‘Mesum’ yg udah bner2 gk pernah ilang dr karakter tae

    Like

  13. kaya nya benih benih cinta sudah mulai tumbuh nih…. tapi taetae nya misterius banget .. aku jd penasaran ma masa lalu nya taeyeon

    Like

  14. Mampus lu tippa masuk jerat berbahaya si tae pervet…
    Si tippa bisa tahan gk sih ama si tae yg luar binasa kayak gitu…
    Ah gw bantu doa aja biar si ttippa gk kabur… wkwkwk
    Oh hai thor… sorry gw telat comment… ini udh dari jaman kapan coba?
    Yoyoyo… something… se something nih ff…
    Gw masih penasaran ama si tae…
    See ya n hwataengggg

    Like

  15. author incess🙌😂
    taeng holkay nya yawla🙌🙌
    cieee ppany udah terpesona dngn mata nya taeng, jangan brusaha buat nyangkal yaa ppany😂😂

    Like

  16. Ckck! (geleng – geleng kepala) tiffany tanganya ringan bnget sih, si taetae walaupun udah tua ttp aja menggemaskan..

    Like

  17. Tae kok tau fany suka pink?apa cuma kebetulan? Dan kenapa tae minta baby ke fany? *bukan author baby kan?*
    Semoga mereka emang tulus

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s